Usir Mertua Saat Pinjam Uang, Menantu Dapat Balasan Tak Terduga Kaya Gini

Usir Mertua Saat Pinjam Uang, Menantu Dapat Balasan Tak Terduga Kaya Gini

Usir Mertua Saat Pinjam Uang, Menantu Dapat Balasan Tak Terduga Kaya Gini
Sahabat Anyo, terkadang beberapa orang merasa jika seorang mertua adalah beban bagi mereka, padahal mertua itu sendiri telah menjadi orangtuanya juga karena mereka telah menikah dengan anaknya. Namun tetap saja beberapa orang masih tak terima dan bahkan menelantarkan mertuanya sendiri.

Sama halnya dengan yang dilakukan oleh pasangan suami istri bernama Jena dan Sera. Jena adalah pria yang berasal dari desa dengang orangtua seorang petani, untungnya berkat kerja keras orangtuanya, Jena berhasil menyelesaikan sekolahnya sampai sarjana.

motivasi kehidupan

Sedangkan Sera terlahir dari anak orang kaya dan dari kecil bergelimangan harta, kehidupannya sangat jauh berbeda dengan Jena, ia selalu mendapatkan segala sesuatu dengan mudah, baik itu barang yang mahal, perhiasan, pakaian yang mahal, tas branded dan lain sebagainya.

Selain itu, dari kecil juga Sera selalu mendapatkan pelayanan dari para pembantunya dan semua kesenangan serta kemudahan itu terus berlanjut sampai ia dewasa, membuat dirinya tidak bisa hidup mandiri dan selalu mengandalkan pembantu.

Jena yang saat itu sudah mendapatkan gelar sarjana bekerja di salah perusahaan besar di kota, beberapa tahun bekerja disana ia berhasil naik jabatan dan memiliki gaji yang sangat besar. Jena adalah anak yang sangat berbakti kepada orangtuanya, setiap bulan ia selalu menyempatkan diri untuk pulang ke desa dan bertemu dengan kedua orangtuanya.

Baca : Dikira Matre, Pria Ini Tes Pacar Dengan Cara Mengejutkan

Beberapa bulan kemudian Jena bertemu dengan Sera di salah satu pesta sahabat Jena bekerja dan sahabatnya itu juga merupakan teman Sera juga. Dari pertemuan itulah mereka merasa saling cocok satu sama lain ditambah dengan kondisi Jena yang jauh membaik dan memiliki sebuah mobil mewah membuat Sera yakin jika Jena adalah pria yang tepat bagi dirinya.

Beberapa bulan mereka menjalin hubungan dan akhirnya mereka menikah, ibu Jena merasa kurang cocok dengan menantunya, apalagi raut wajahnya yang sealu jutek. Tapi ibunya tidak ingin menghancurkan kebahagiaan anaknya tersebut dan mereka pun kini resmi menikah.

istri shopping

Jena yang sudah menikah dan memiliki rumah sendiri seolah lupa dengan orangtuanya di desa, ia lebih mementingkan mertuanya dari pada orangtua kandungnya, selain itu, Sera yang hanya bisa menghabiskan uang dengan shopping dan belanja yang tidak penting membuat keungan mereka semakin berturun.

Selain itu, mertua Jena yang setiap bulan selalu minta jatah dari mereka pun membuat mereka semakin kebingungan dengan keuangannya. Baru menikah beberapa bulan saja Jena sudah lupa dengan orangtua sendiri, tapi orangtuanya tak pernah meminta apapun dari anaknya dan mereka tetap melanjutkan bertani di desa.

Sampai suatu hari kondisi keungan Jena dan Sera saat itu benar-benar turun drastis dan bahkan untuk makan saja mereka merasa kesusahan, pekerjaan Jena pun jadi sangat buruk dan yang dulunya membanggakan dan mendapat kenaikan jabatan pun kini malah di turunkan kembali jadi bagian paling rendah di kantor tersebut.

Baca : Dihina Saat Reuni, Pria Ini Balas Dengan Cara Gak Biasa

Secara mendadak ibu Jena datang ke kota dan bertemu dengan Sera, mertua Sera datang untuk meminjam uang karena ayahnya Jena saat itu sedang sakit. Tapi siapa sangka bukannya di bantu, Sera malah langsung mengusirnya dengan kasar, sedangkan Jena saat itu hanya melihatnya dari dalam kamar saja.

Apakah mungkin jika Jena berubah dan tidak peduli dengan orangtuanya sendiri karena menikah dengan Sera? Pertanyaan itu terus menghantui pikiran ibunya, tapi mungkin hal itu sudah menjadi keputusan Jena dan bahkan ibunya sendiri tidak di akui olehnya.

Mendengar pengusiran dari menantunya, Ibunya langsung pulang dan ibunya menjual sawahnya untuk pengobatan ayahnya Jena. Tapi untungnya ibunya hanya menjual sebagian saja dan mereka masih memiliki sebagian sawah yang bisa mereka garap.

kisah inspirasi

Keesokan harinya setelah pengusiran tersebut, rumah Jena dan Sera kemasukan maling dan semua harta benda mereka pun lenyap seketika, mereka benar-benar jatuh miskin dan dari kemiskinan itulah yang membuat Jena sadar jika selama ini ia sudah durhaka pada orangtuanya sendiri. Ia merasakan penyesalan yang sangat mendalam, sedangkan saat Jena dan Sera tengah kesuahan, ibu Sera atau mertua Jena saat itu tidak peduli kepada mereka dan membiarkan mereka hidup dalam kesusahan.

Mau tak mau saking susahnya, mereka berdua memutuskan untuk menjual rumahnya karena mereka sudah tak memiliki harta benda apapun, ditambah lagi dengan hutang disana sini yang membuat mereka benar-benar kebingungan. Setelah rumahnya dijual dan uang yang mereka terima dibayarkan hutang, mereka berdua datang ke desa dan bertemu dengan ayah dan ibu Jena, saat itu mereka langsung menangis dan meminta maaf atas kelakuannya selama ini.

Baca : 5 Tahun Anak Ini Gak Pernah Pulang, Gak Nyangka Ternyata Hal Ini Yang Dialaminya

Mendengar kesusahan anaknya dan juga menantunya, ayah dan ibu Jena pun langsung bersedih dan mereka mengijinkan anak dan menantunya untuk tinggal bersama di desa tersebut. Dari kejadian itu membuat mereka sadar jika hidup dalam kesederhanaan itu jauh lebih baik dan bahkan lebih bahagia jika berkumpul dengan orang-orang yang tulus dan sayang kepada mereka.

keluarga bahagia

Kini Jena bekerja sebagai kuli bangunan, tapi beberapa tahun kemudian keuangan mereka mulai membaik padahal hanya bekerja jadi tukang bangunan saja, namun ternyata Sera kini sudah belajar dari ibu mertuanya untuk menyimpan uang dengan baik dan dengan gaji kecil yang di dapatkan oleh Jena, Sera bisa memanfaatkan uang itu sebaik mungkin dan bahkan ia bisa menabung walaupun sedikit.

Dari kebiasaan itu, kehidupan mereka benar-benar berubah, Jena pun kini kembali ke kota dan mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik. Dalam waktu satu tahun Jena sudah bisa membeli rumah kembali dan kini Jena dan Sera memilih untuk mengajak ibu dan ayahnya untuk pergi dari desa dan tinggal bersama dengan mereka di kota.

Baca : Lihat Cowok Makan Disamping Mobilnya, Cewek Ini Malah Lakukan Hal Kaya Gini

Kabarnya mereka pun kini hidup bersama dan jauh lebih bahagia dari sebelumnya, selain itu ibu dan ayahnya juga membuka usaha di kota dan juga dibantu oleh Sera. Entahlah ini kisah tentang apa, tapi dari kisah ini mungkin kita sadar agar kita tidak mengabaikan orangtua kita sendiri tapi jangan abaikan juga mertua kita yah.

Note:
Gambar hanya ilustrasi.
Advertisement
Buka Komentar
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.